Rabu, 09 Desember 2015

Banjir Bandang Terjadi di Inggris dan Swedia


Bencana banjir yakni bencana teratur yg jadi ancaman gede bagi negara-negara miskin & negeri berkembang, tidak tidak cuma Indonesia. Banjir ialah masalah basic dari negara-negara yg sedang membangun. Banjir yakni bentuk dari betapa urusan infrastruktur & tehnologi penahan air hujan tidak berfungsi atau malah belum diterapkan. Kalau memandang negara-negara maju di Eropa, technologi & ilmu wawasan alam telah lama diterapkan buat mencegah risiko banjir menggenang pasca hujan deras.

Tapi satu buah bukti unik & ironis terdaftar dalam histori bencana Eropa di Bln Desember 2015 ini. Pernahkah terbayang mungkin saja banjir hebat merendam satu dari beberapa negeri Eropa? Nyatanya dgn segala kemajuan technologi & infrastrukturnya, Eropa juga sanggup terendam banjir.

Dilaporkan dari Antaranews, perubahan cuaca ekstrem yg jadi makin terang & tampak di akhir th 2015 ini sudah membangkitkan risiko banjir agung di sekian banyak negeri sektor barat-daya Swedia. Terkecuali di Swedia, banjir akbar pula berlangsung di Inggris.

Tidak Hanya lantaran curah hujan yg sangat tinggi, banjir di Inggris disebabkan oleh fenomena cuaca berwujud angin topan. Penduduk setempat menyebutnya sebegai angin topan Desmond. Hasilnya, topan dahsyat yg terbentuk dari perubahan tekanan hawa di lautan Atlantik ini sudah mengakibatkan banjir bandang di bidang barat-laut Inggris & sekian banyak wilayah di Skotlandia. Banjir gede di Inggris ini juga sudah memutus pasokan listrik buat puluhan ribu hunian.

Angin topan Desmond mengambil hujan yg teramat deras, penahan banjir pula jebol & ajaran sungai deras merendam lebih dari 60.000 hunian di wilayah di Cumbria, Lancashire, Inggris. Imbas yg paling terasa akibat banjir Inggris ini melumpuhkan pelayanan kereta api, sekian banyak jalan mutlak & persimpangan jalan juga ditutup akibat banjir. Kantor info Xinhua mengabarkan, Pertama Menteri Inggris David Cameron melalui akun Twitternya mengkategorikan banjir di Inggris ini juga sebagai banjir parah.

Sementara itu, banjir serta tertulis berlangsung di Swedia. Curah hujan yg begitu parah & ekor dari angin topan Desmond yg serta menghantam Swedia. Menerjang sebahagian akbar wilayah Swedia di awal bln Desember 2015.

Air dari sekian banyak sungai yg mengalir amat sangat deras meluap di dekat Gotheborg, Kota paling besar ke-2 di Swedia. Dinas cuaca Swedia, Swedish Meteorological and Hydrological Institute telah mengeluarkan peringatan kelas 3 waspada banjir utk sekian banyak bagia propinsi di Bohuslan, Vastergotland & Halland, peringatan kelas merupakan atau yg paling tinggi dalam skalanya. Bahkan , Swedish Meteorological and Hydrological Institute menyampaikan, banjir di Swedia terhadap 2015 ini kayaknya dapat jadi banjir ter buruk yg berlangsung satu kali tiap-tiap 50 thn sekali.(cal)

img : bbc 

Sumber

Kamis, 03 Desember 2015

Sosok Tangguh Atasi Masalah Banjir Jakarta

Atasi Banjir Jakarta 

Periode hujan tiap-tiap harinya tetap jadi ancaman yg menakutkan bagi jutaan masyarakat Jakarta. Pengalaman panjang berurusan dgn bencana banjir tidak tidak sedikit menciptakan warga Kota Jakarta paham bakal masalah banjir & bagaimanakah solusi paling baik buat mengatasinya. Tengok saja betapa banjir Jakarta yaitu histori yg tetap terulang. Tidak peduli siapa pemimpinnya, tidak peduli bagaimanakah perbuatan nyata dalam wujud kebijakannya menyangkut bencana banjir Jakarta, sampai hri ini belum ada pemimpin yg dapat mengambil Jakarta betul-betul ke luar dari masalah pelik banjir.

Bahkan sekian banyak minggu ini, di antara ancaman banjir yg konsisten meningkat, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mendapati informasi berkenaan mundurnya Kepala Lembaga Tata Air Jakarta. Utk ketahuan, dipermulaan masa hujan ini justru Kepala Lembaga Tata Air DKI Jakarta Tri Djoko Sri Margianto mengundurkan diri dari jabatannya. Padahal sampai kini, eksekutor kebijakan Ahok yg mampu jadi solusi atas bencana banjir dieksekusi oleh Instansi Tata Air Jakarta.

Terkait elemen ini, Ahok juga mengakui bahwa Jakarta memang lah sampai kini belum punyai sosok tangguh yg visioner & sanggup menerapkan ide-ide paling baik sbg solusi bencana banjir. Bahkan Ahok serta mengemukakan sejujurnya bahwa tatkala ini memang lah Instansi Tata Air belum dapat menjalankan business buat mencegah banjir Jakarta dengan cara maksimal.

Dikutip dari CNN, Ahok menyesali Lembaga Tata Air telah berulang kali diminta membangun sheet pile atau turap atau dinding penahan sungai tetapi tiada yg dikerjakan dengan cara serta-merta. Padahal menurut Ahok mengurusi masalah banjir bukanlah satu buah faktor yg susah.

Atas basic itu, Ahok tidak menyesali mundurnya Kepala Lembaga Tata Air. Saat Ini Jakarta cuma tinggal perlu orang yg cocok utk isi posisi strategis juga sebagai eksekutor solusi banjir Jakarta.

Hasilnya, sampai tulisan ini diturunkan, ada informasi bahwa Gubernur Ahok telah menemukan orang yg sesuai isikan posisi Kepala Instansi Tata Air DKI Jakarta. Tetap dari page CNN didapatkan informasi bahwa Ahok telah menjatuhkan pilihannya kepada Teguh Hendrawan, diawal mulanya Teguh ialah Wakil Kepala Lembaga Perhubungan & Transportasi DKI Jakarta.

Utk ketahuan, Teguh Hendrawan digadang-gadang juga sebagai orang nomer satu dalam Instansi Tata Air, pekerjaan berat telah menunggunya di depan mata. Pasalnya urusan bencana banjir Jakarta yakni tanggung jawab akbar yg mesti serentak dituntaskan oleh beberapa orang hebat yg bekerja di urusan tata kelola air Jakarta.

Diawal Mulanya, Teguh Hendrawan baru empat bln terakhir menjabat juga sebagai Wakadishubtrans, sebelum menjabat sbg Wakadishubtrans, Teguh yaitu Camat Pulogadung, Jakarta Timur.(cal)

img : blogspot 
Sumber

Ribuan Warga Diungsikan Akibat Banjir Besar di India

Banjir-Bandang-India 

Sepertinya periode hujan yg demikian ekstrem akibat dari perubahan cuaca yg teramat kasat mata di seluruhnya belahan dunia sudah semakin menunjukkan gejalanya. Masa panas amat sangat terik telah terlewati, selanjutnya sekarang ini disusul dgn periode dingin ekstrem di negara-negara Eropa & Amerika, pun hujan yg teramat deras di sekian banyak negeri Asia.

Seperti yg dikabarkan oleh page CNN, satu buah fenomena teramat aneh sedang berjalan di India. Masihlah teringat gimana dahulu di pertengahan thn 2015, bencana periode panas yg teramat ekstrem melanda India. 2000 lebih korban jiwa tewas akibat tidak kuat menahan suhu panas di India. Sekarang bencana hebat kembali melanda India.

CNN melansir laporan mengenai hujan terderas sepanjang seabad terakhir yg baru saja mengguyur India kepada Rabu (2/12) tempo hari. Hujan terderas selagi 100 th terakhir ini mengguyur sewaktu sekian banyak jam tidak dengan menyusut sama sekali intensitasnya.

Akibat dari hujan terderas sepanjang peristiwa India ini, banjir bandang yg demikian dahsyat menerjang wilayah Tamil Nadu, India. Bahkan seandainya menyaksikan gambar paling baru dari laporan fasilitas lokal India menyangkut banjir bandang ini, air bah tampak seperti lautan akibat terjangan tsunami. Mengingatkan kembali berkaitan tragedi tsunami Aceh & tsunami Jepang yg berjalan sekian banyak th silam.

Dari CNN dikabarkan, akibat dari banjir bandang ini, memaksa sedikitnya beberapa ratus ribu warga mesti dievakuasi ke luar dari rumahnya yg terendam banjir, ribuan pabrik serta mesti ditutup, & melumpuhkan seketika arus transportasi & pertolongan yg memakai bandara hawa Chennai.

Gambaran berkenaan parahnya bencana banjir yg menerjang India dapat di lihat dari bagaimanakah kisah penyelamatan tim penyelamat korban banjir. Dikisahkan oleh sekian banyak alat lokal India, di sekian banyak ruas jalan India, jalan akbar yg sehari hri jadi dulu lintas penduduk beralih jadi kolam agung bersama kedalaman yg melebihi atap rumah. Dari rekaman yg disebarkan di internet, kelihatan bahwa tim penyelamat hingga mesti menyelam memasuki bangunan-bangunan yg terendam sampai tidak tampak sama sekali atapnya. Biasanya ketinggian air banjir sedalam 3 m, bersama luasan banjir yg sama sekali tidak sanggup dibayangkan. Salah satu bencana banjir paling buruk di India, bahkan dunia.

Menurut paparan ahli cuaca India., penyebab bencana banjir agung yg menerjang India merupakan sebab fenomena angin muson timur yg mengambil curah hujan teramat ekstrem, ditambah juga bersama system drainasi di India yg benar-benar berada terhadap keadaan ter buruk.

(cal)

img : huffypost 
Sumber

Rabu, 02 Desember 2015

Banjir di Pematang Siantar Lepaskan 18 Ekor Buaya

Banjir Pemantang Siantar 

Bermacam wilayah rawan bencana di Indonesia kayaknya telah sejak mulai mesti memprediksi hal-hal yg paling ter buruk, pasalnya periode hujan makin menampakkan gejalanya. Hujan deras disertai petir yg bersahutan bakal menguji sejauh mana aliran air deras mampu ditampung oleh kawasan hilir. Kala kawasan yg lebih rendah posisinya & berada di kurang lebih aliran sungai tidak dapat menampung derasnya limpahan air hujan, sehingga banjir bakal langsung datang. Mengambil kerugian yg terang tidak sedikit. Banjir terhadap kenyataannya yaitu bentuk dari seberapa parah kerusakan hidrologi di satu buah kawasan. Makin jelek kawasan tersebut dalam menampung & menyerap air, sehingga banjir dapat menerjang tidak dengan ampun.

Sesudah tempo hari banjir menerjang wilayah Aceh Selatan, sekarang ini minggu mula-mula Desember di buka bersama info dari bencana banjir yg merendam Kota Pematang Siantar. Dikabarkan oleh page CNN Indonesia, banjir yg berlangsung di Kota Pematang Siantar disebabkan oleh hujan yg demikian deras sejak sore hri menjelang sampai melalui dini hri. Hujan tidak dengan ampun mengguyur deras terhadap Selasa Sore (1/12) di Kota Pematang Siantar.

Seketika derasnya air limpahan hujan tidak bisa dibendung oleh aliran sungai maka segera meluap ke jalan & kawasan perumahan penduduk. Satu faktor yg unik tetapi pernah menciptakan keadaan mencekam di malam yaitu banjir rendam Pematang Siantar pernah menciptakan 18 ekor buaya yg berada di ruangan penangkaran terlepas & ikut hanyut dgn aliran air banjir. Sontak informasi ini menciptakan penduduk makin khawatir. Tapi terhadap hasilnya, beruntung tidak perlu ketika lama bagi Pegawai penangkaran buaya itu utk menguber & kembali menangkap 18 buaya kembali ke kolam penangkaran.

Keseluruhan sejumlah 18 buaya yg dikabarkan lepas ditengah tengah malam saat banjir menerjang merupakan akibat dari derasnya banjir yg melanda kolam penangkaran buaya di Taman Hewan Pematang Siantar. 18 buaya yg lepas rata-rata ialah buaya dewasa yg berukuran akbar. Dapat tapi, cuma perlu satu jam bagi para Pegawai utk mengembalikan kembali 18 buaya itu ke kolam.

Sementara itu, sampai Rabu pagi ini (2/12) dikabarkan pun bahwa bencana banjir Kota Pematang Siantar pun memunculkan longsoran di sebanyak titik. Aspek ini dibenarkan oleh Kepala Sektor Humas Polda Sumatera Utara Komisaris Akbar Helfi Assegaf, yg mengabarkan bahwa Jumlahnya 14 rumah roboh & tiga rumah masyarakat hanyut terbawa banjir. Banjir & tanah longsor ini juga sedikitnya menciptakan dua orang warga Pematang Siantar tewas. Satu orang tewas akibat tertimbun longsor, & satu orang lagi tewas akibat hanyut terserer arus banjir. (cal)

img : metrosiantar 
Sumber

Senin, 30 November 2015

Banjir Bandang di Aceh Selatan Masih Terjadi

Banjir Aceh

Jakarta sedang bersiap banjir. Tidak ada yg dapat memungkiri bahwa persiapan Pemerintah Propinsi Jakarta dalam mencegah datangnya banjir di periode hujan th 2015-2016 ini benar-benar telah amat sangat masif dilakukan. Tidak aneh memang lah, pasalnya banjir di Jakarta memang lah ketakutan yg telah bersi kukuh tatkala berabad silam. Duit digelontorkan buat mengatasi banjir Jakarta, sarana serta ramai-ramai menyorotnya. Tapi saat masa hujan telah deras membasahi Jakarta, banjir di Jakarta belum mencapai titik terparah.

Justru informasi bencana banjir yg ekstrem & parah malah berlangsung jauh dari Jakarta. Seperti yg dkabarkan sekian banyak disaat dulu. Banjir bandang tetap saja menerjang wilayah Aceh Selatan. Tepatnya di wilayah Kecamatan Trumon Tengah. Bahkan banjir bandang di Aceh ini telah berlangung sejak Jumat, (27/11) tengah malam dulu. Sampai artikel ini diturunkan, banjir bandang di Aceh Selatan ini sedikitnya telah menimbun 92 satuan rumah dgn lumpur tebal akibat banjir.

Dilansir dari page Antara, Satu satuan rumah masyarakat yg rusak berat akibat tertimpa pohon kayu, milik Kamarudin (70), sedangkan satu satuan lagi milik Jaiton (50) satu orang janda, serta rusak berat akibat dihantam arus banjir. Sedangkan yang lain cuma tertimbun lumpur. Arus banjir bandang yg menghantam wilayah Aceh Selatan dapat dikategorikan pass parah, pasalnya derasnya arus banjir hingga ikut menumbangkan pohon-pohon agung & menghanyutkannya dengan cara liar dalam arus banjir.

Akibatnya tidak sedikit rumah penduduk yg dihantam oleh batang pohon-pohon gede. Puluhan rumah yg hancur dihantam pohon akbar terdapat di Desa Krueng Bate.

Sementara itu, walau banjir bandang di Aceh Selatan ini belum menyebabkan korban jiwa akibat tenggelam terseret arus, tetapi banjir agung ini telah mengambil kerusakan sarana umum yg lumayan parah. Dilaporkan oleh page CNN Indonesia, banjir bandang di Aceh telah merusak tidak sedikit jalan, jembatan, masjid, sekolah, puskesmas & lahan pertanian milik masyarakat di Aceh Selatan.

Lantas, dikala Jakarta tetap sedang bersiap menghadapi periode hujan & ancaman banjir, kenapa banjir dapat berjalan di Aceh Selatan?

Perkiraan banjir di Aceh disebabkan oleh rusaknya aliran sungai, tidak sedikit muara sungai yg tersumbat oleh pepohonan sisa dari pembalakan liar. Akibat penyumbatan aliran sungai ini, derasnya arus juga berpindah membelok ke arah pemukiman masyarakat.

Tetap dikutip dari CNN Indonesia, Camat Trumon Tengah, Abdul Munir menyampaikan, banjir bandang telah merusak media pipa air bersih. Padahal dalam keadaan darurat ini pipa itu amat dibutuhkan utk mengaliri kepentingan air bagi seluruhnya masyarakat kecamatan tersebut.(cal)

img : merdeka.com 
Sumber

Banjir Bandang Aceh, Warga Mengungsi Butuh Air Bersih

Banjir Bandang Aceh

Periode hujan thn 2015 ini kelihatan makin bertambah intensitasnya. Di antara derasnya hujan, pemberitaan fasilitas masihlah saja berkutat mengenai persiapan banjir Jakarta yg benar-benar telah lama jadi bencana tahunan Ibukota. Tapi sadarkah Kita bahwa hujan yg seterusnya mengambil bencana banjir yaitu pertanda bahwa Kita belum pun mampu arif & bijak dalam merawat alam?

Tengok saja berkaitan bencana banjir yg sekarang justru berlangsung jauh dari Ibukota Jakarta. Dilaporkan dari page Antaranews, banjir gede justru berjalan jauh dari Ibukota. Nyaris tenggelam dalam hingar bingar pemberitaan gonjang-ganjing politik di Senayan. Diperkirakan akibat rusaknya wilayah muara sungai oleh gerakan penebangan liar sudah jadi penyebab penting dari banjir bandang yg menerjang Kecamatan Trumon Tengah, Kab Aceh Selatan sejak Jumat (27/11) dulu. Wilayah dihantam banjir terparah ada di Kecamatan Krueng Bate, Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan.

Lantas dengan cara apa keadaan para pengungsi yg sekarang ini masihlah menetap di tenda-tenda pengungsian? Biasanya korban pengungsi banjir bandang Aceh yakni masyarakat Krueng Bate yg mesti diungsikan. Pasalnya air tetap bergerak makin deras. Bahkan ikut mengambil iumpur & menghanyutkan beberapa ratus batang pohon berukuran gede sisa penebangan liar.

Sampai tulisan ini diturunkan, pengungsi korban banjir bandang yg menetap di area yg lebih aman membutuhkan pasokan air bersih. Seperti dilansir dari page CNN, keperluan mendesak yg difungsikan penduduk korban banjir bandang di Aceh Selatan yaitu air bersih. Kenapa begitu?

Terjangan banjir dahsyat menghancurkan pipa air bersih yg tatkala ini menyalurkan air dari mata air ke rumah-rumah penduduk,

Tidak Hanya pasokan air bersih, masyarakat korban banjir bandang di Desa Krueng Bate Aceh Selatan serta amat membutuhkan sembako & baju, khususnya utk meringankan kegiatan mempelajari murid sekolah.

Tetapi, terhadap Intinya, air bersih yaitu keperluan penting yg tetap mendesak utk dipenuhi bagi korban banjir di Aceh Selatan. BPBD Aceh Selatan telah cobalah utk menyuplai air bersih bagi korban banjir di Krueng Bate bersama mengerahkan beebrapa mobil pemadam kebakaran ke Desa Krueng Bate. Sesudah air banjir perlahan berkurang, nantinya air bersih bakal dipakai utk membersihkan tumpukan lumpur di rumah penduduk. Bakal tapi kala air surut, bukan berarti banjir bandang tidak ingin terulang lagi. Hujan deras mampu kapanpun datang, bila aliran sungai penyebab banjir di Aceh Selatan belum dikembalikan ke keadaan alamiahnya, sehingga banjir bandang tentu bakal tetap berulang sampai masa hujan berhenti pertengahan thn depan. (cal)

img : tribunnews
Sumber

Rabu, 25 November 2015

Pasca Kebakaran Hutan, Ayo Lekas Restorasi dan Reboisasi Hutan

Reboisasi Hutan Ciremai

Tidak sanggup dimungkiri, tragedi kekeringan hebat yg melanda Indonesia khususnya wilayah Pulau Jawa sudah berdampak amat parah. Tidak cuma merugikan ekonomi penduduk terutama bidang pertanian sebab aspek kegagalan panen, tetapi pula kemarau panjang sudah membakar habis sangat banyak hutan-hutan yg berada di lereng gunung. Tengok saja keadaan hutan alami di sekian banyak gunung di pulau Jawa. Rata Rata tentu sempat terbakar hebat beberapa ratus hektare lahan hutan akibat kemarau panjang thn 2015. Mulai Sejak dari Gunung Besar Pangrango & Ciremai di Jawa Barat, sampai kebakaran hutan di Gunung Lawu, Merapi, Sindoro, & Sumbing di jateng.

Tetapi sekarang ini masa kemarau panjang yg teramat kering telah mogok. Semua wilayah Indonesia sejak mulai rata mengalami hujan deras. Hasilnya, pergi dari kegelisahan jumlahnya jumlah luasan hutan yg terbakar di Pulau Jawa, Banyaknya populasi bergabung dalam gerakan Jelajah Gunung Jawa Barat (JGJB) berikhtiar jalankan restorasi & reboisasi hutan kembali di kurang lebih lereng Gunung. Aktivitas gabungan ini diikuti 20 komune peminat alam dari beraneka ragam daerah, termasuk juga aktivis Penduduk Relawan Indonesia (MRI) Koordinator Daerah (Korda) Purwakarta.

Program ini perdana kali dilakukan terhadap Jumat (20/11), tidak cuma MRI Korda Purwakarta, serta diikuti KPGB Bandung, Petualang Sejati di Purwakarta, Penggal Besi asal Bekasi, GPS Subang, Gemawana Bogor, Kaum Anak Jejaka Peminat Alam Karawang (Kampak) Karawang, Penggemar Reptil Sumedang, pula puluhan komune yang lain.

Relawan MRI Purwakarta Gigin Ginanjar menyampaikan maksud melaksanakan jelajah hutan merupakan dalam rangka menyaksikan tingkat kelestarian hutan yg penuh dgn tanaman hijau yg liar. Belakangan, akibat masa kemarau panjang, mengakibatkan jumlahnya wilayah hutan terbakar.

“Kawan-kawan yg bergabung dalam JGJB bermaksud menggalang kebersamaan buat kembali menghijaukan tanah kita & menggunakan sebenar-besarnya buat kebutuhan orang rata rata,” papar Gigin.

Gigin Ginanjar menyampaikan buat perbuatan penghijauan ini, pihak Perhutani ikut turun ke arena lapang. Pihak Perhutani menyumbang 300 bibit dari tiga tipe pepohonan, yaitu Albasia, Mahoni & Jabon.

“Salah satu acara JGJB bertujuan buat melestarikan kembali hutan di Jawa Barat terutama hutan pasca kebakaran akibat dari periode kemarau yg berkepanjangan. Gerakan reboisasi, operasi bersih (OPSIH) lingkungan menjadikan hutan yg sehat dikarenakan manfaat dari hutan yg sehat benar benar tidak sedikit buat kehidupan manusia antara lain sumber cadangan air, pula pengurangan efek dari rumah kaca dengan cara luas,” ucap Gigin.

Ketua Pelaksana Cheche (35) JGJB menyampaikan aktivitas dgn & perbuatan penghijauan merupakan dalam rangka menumbuhkan rasa kesukarelawanan peserta pula menumbuhkan rasa cinta kepada alam.

Lebih lanjut, informasi terakhir yg dirilis oleh lama Antaranews, jalur pendakian di Gunung Ciremai, Kab Kuningan Jawa Barat utk sementara saat tetap ditutup sebab ruang hutan di lebih kurang kawasan jalur pendakian masihlah dalam proses pemulihan & reboisasi ulang. Gunung Ciremai sbg salah satu gunung yg kasep menjulang di Jawa Barat thn 2015 ini dilanda kebakaran hutan pass parah, bahkan berjalan sampai 3 kali, bersama membakar lahan hutan sejumlah lebih dari 200 hektare lahan. (cal)

img : bluetripper.com
Sumber