Rabu, 11 November 2015

Bahaya Leptospirosis Saat Jakarta Terendam Banjir



Bahaya Leoptospirosis
 
Periode hujan telah datang, kemarau panjang hasilnya mogok perlahan. Saat Ini, bln Nopember 2015, pas dgn prediksi awal bahwa sebahagian gede Indonesia sedang memasuki fase awal periode hujan. Memang Lah, awan hujan yg datang belum terlampaui merata, tetapi hujan yg datang lebih sering mengambil petir & badai yg bersahutan, sampai terhadap hasilnya hujan deras yg tidak bisa tertampung itu beralih jadi bencana banjir, seperti yg teratur menyapa penduduk Ibukota Jakarta.

Menanggapi potensi banjir yg bakal datang seiring bersama peningkatan kesempatan hujan deras di Jakarta & kota-kota gede yang lain, Menteri Kesehatan Nila Moeloek memberikan imbauan utama terhadap warga, seperti yg diberitakan oleh page Antaranews. Imbauan dari Menteri Nila yaitu tetap menjaga kesehatan dikala periode hujan tiba. Khususnya bagi masyarakat yg wilayah pemukimannya jadi langganan banjir. Imbauan Nila ini bukan jadi omongan kosong, dikarenakan kenyataannya penyakit periode hujan tidak senantiasa tentang bersama flu, demam & penyakit dikarenakan cuaca dingin & hujan yang lain. Ada bahaya lain yg mengintai di balik masa hujan & banjir.

Satu pesan dari Menteri Nila terutama ditekankan kepada mencegah anak-anak utk main dgn air banjir, menyelupkan badannya bahkan kepalanya ke dalam air banjir. Kenapa begitu?

Menurut Nila, kadang-kadang para orang sepuh malah menyaksikan lucu & hasilnya memberikan peluang kepada anak-anak utk main dgn air banjir. Berenang kesana kemari di antara air banjir depan rumah, atau air banjir yg menggenang di jalan raya pasca hujan deras. Padahal, bahaya dari berendam di air banjir sangat banyak. Satu aspek yg paling nyata merupakan bahaya penyakit Leptospirosis.

Dengan Cara medis, penyakit Leptospirosis yaitu penyakit yg disebabkan oleh bakteri leptospira, penyakit ini yakni salah satu penyakit yg berjenis zoonosis, artinya penyakit yg ditularkan lewat hewan.

Nah, di antara masa hujan yg deras & genangan air banjir, hewan penular mutlak dari penyakit Leptospirosis ini yaitu tikus lewat kotoran & air kencingnya. Disaat periode hujan datang & mengambil banjir di sekian banyak tempat di Jakarta, tikus-tikus yg tinggal di dalam liang tanah tentu dapat ke luar dari sarangnya buat menyelamatkan diri. Nah tikus itu dapat berkeliaran di antara genangan banjir, & air kencing juga kotorannya dapat bercampur baur dgn air banjir.

Disaat anak-anak malah asyik menjadikan banjir Jakarta yang merupakan rekreasi murah meriah, sehingga disitulah bahaya Leptospirosis berjalan. Seseorang manusia baik orang dewasa ataupun anak-anak yg mempunyai luka terbuka di badannya, seterusnya luka tersebut terendam air banjir yg telah tercampur dgn kotoran/kencing tikus yg mengandung bakteri lepstopira, sehingga disitulah ancaman infeksi otoran/kencing tikus yg mengandung bakteri Leptospirosis berlangsung. (cal)

img : Kompasiana 
Sumber

Selasa, 10 November 2015

Ibukota Waspada Musim Hujan, Begini Solusi tepat Atasi Banjir Jakarta

Solusi Banjir Jakarta
Penderitaan kemarau panjang perlahan mulai sejak menghilang, kemarau lenyap datang periode hujan. Husus utk wilayah DKI Jakarta, tatkala minggu awal di bln Nopember 2015 ini nyata betul bagaimanakah perubahan cuaca ekstrem sedang berlangsung. Awan hitam & petir menggelegar bersahutan di langit Jakarta. Hujan telah merata di nyaris seluruhnya wilayah Ibukota.

Diwaktu cuaca Jakarta telah mendung sejak pagi, jadi pertanda bagi warga Ibukota biar senantiasa waspada. Pasalnya, di antara transisi antara masa kemarau ke periode hujan, cuaca ekstrem bakal menyapa. Angin & hujan deras tapi dalam musim kala yg singkat dapat tiba-tiba datang. Argumen inilah yg jadi pemicu Tubuh Meteorologi, Klimatologi, & Geofosika mengeluakan peringatan dini bagi warga Jakarta yg hendak laksanakan kegiatan diluar lokasi.

Telah jadi fenomena teratur, minggu perdana sampai akhir Nopember kelak dapat jadi musim di mana cuaca sedang beralih drastis. Masa pancaroba sedang menunjukkan gejalanya, perubahan dari kemarau ke hujan diawali dgn hujan lebat antara sore & tengah malam hri. Tidak cuma lebat, hujan es juga berpotensi dapat berlangsung, hujan lebat disertai dgn kilat & angin kencang diprediksi bakal jadi adat harian di sore sampai tengah malam, setidaknya hingga akhir Nopember 2015 kelak.

Lantas, disaat Jakarta telah mulai sejak masuk ke masa hujan, macam mana solusi yg cocok buat atasi banjir Jakarta?

Dirilis oleh page CNN Indonesia, satu orang pengamat Perkotaan Kampus Trisakti, Yayat Supriyatna cobalah memberikan saran & solusi utk atasi banjir Jakarta. Jelasnya, biarpun business maksimal telah dilakukan Gubernur Jakarta, Ahok utk cegah bencana banjir terulang, tetapi terus saja genangan air dapat muncul sehabis hujan deras mengguyur ibukota.

Dikarenakan kenyataannya, meski perbaikan drainase atau saluran air di Jakarta telah dilakukan dengan cara besar-besaran melalui upaya Ahok, tetapi kenyataannya, saluran drainasi di Jakarta telah berumur lanjut usia. Maka dianggap tidak efektif lagi menampung limpahan air dari sungai sungai Jakarta. Saat aliran air terhenti, & tergenang, sehingga cuma bakal menunggu hitungan menit utk menonton air meluap, menggenang, & bahkan menenggelamkan kembali banyaknya wilayah langganan banjir di Ibukota.

Kata Yayat, drainase di Jakarta itu dibangun dari th 70-an, sekarang drainase-drainase tersebut telah tak berfungsi dengan cara maksimal. Menjadi ingin bagaimanapun dilakukan sterilisasi, genangan air bakal konsisten muncul di Jakarta.

Nah, pergi dari masalah pelik itu, solusi efektif buat cegah banjir Jakarta berulang kembali di thn 2015 ini merupakan dgn mengoptimalkan pompa penyedot yg dipunyai oleh Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Kala genangan mungil muncul, sehingga pompa penyedot dapat berfungsi maksimal buat menghilangkan genangan itu sebelum makin membesar & beralih jadi bencana banjir luas.

Tetapi masalahnya umumnya pompa penyedot air di Jakarta pula dalam keadaan rusak, dilansir oleh CNN, Kepala Instansi Tata Air Jakarta, Tri Djoko Sri Margianto menyampaikan pompa air di Jakarta rusak lantaran tersumbat sampah yg dibuang sembarangan oleh penduduk. Bayangkan saja, pompa air di wilayah Pademangan mesti rusak dikarenakan ban bajaj sama kasur lipat masuk ke pompa penyedot banjir! (cal)

img : lipi.go.id 
Sumber

Penyebab Banjir Jakarta Terus Berulang

Penyebab Banjir Jakarta 

Jakarta telah sejak mulai bersiap datangnya bencana banjir. Tidak dapat dimungkiri, berapapun intensitas hujan yg turun, Jakarta yakni wilayah di negara ini yg jarang sekali luput dari bencana banjir. Posisi Jakarta benar-benar berada di ujung teluk & jadi hilir dari seluruh aliran sungai yg berhulu di Jawa Barat, imbasnya Jakarta senantiasa jadi wilayah limpahan air hujan.

Apabila alirannya tidak dapat terbendung lagi, sehingga banjir tidak mampu dihindari. Ruas jalan tergenang, satu perkampungan terendam, ribuan jiwa meradang dihantam banjir.

Lantas apa sesungguhnya argumen paling besar banjir senantiasa menghantam Jakarta? Tidak mampu kah ada solusi ciamik yg dapat menghentikan potensi banjir di Ibukota?

Biarpun di antara derita periode kemarau panjang thn 2015 ini Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah berkali-kali menggerakkan perbaikan drainase, sterilisasi aliran sungai, & beragam bisnis yang lain, tapi hasil dari penanggulangan banjir itu belum terbukti sampai hri ini.

Kepada hasilnya, Ahok menyebut sekian banyak argumen yg dengan cara terang & logis akan dituduh sbg penyebab terjadinya banjir Jakarta, apa sajakah penyebab banjir Jakarta itu?

Menurut paparan Ahok, seperti yg dikutip dari rilisan page Kompas, penyebab banjir Jakarta yg paling kasat mata yakni jumlahnya bangunan liar yg berdiri di atas saluran air. Terkecuali itu tidak sedikit pula bangunan semi permanen yg berdiri diatas saluran penghubung. Hasilnya bangunan liar yg tidak bererizin itulah yg menyebabkan aliran air kiriman dari hulu macet, padahal jikalau hujan deras, aliran dari hulu bakal mengalir amat sangat deras. Inilah argumen penting kenapa banjir Jakarta konsisten berulang tiap-tiap tahunnya.

Buat menanggulangi jumlahnya bangunan semipermanen & rumah-rumah liar di sepanjang aliran sungai, Ahok telah bersikap tegas utk merelokasi ribuan penduduk yg menempati sepanjang bantaran Sungai Ciliwung, seperti yg tempo hari dirasakan oleh penduduk sepanjang bantaran CIliwung di wilayah Kampung Pulo, Jatinegara.

Tidak Cuma bangunan liar, masihlah menurut Ahok, penyebab banjir Jakarta yg melanda sekian banyak minggu terakhir ini merupakan lantaran sebanyak pembangunan trotoar yg dilakukan tak memperhatikan drainase di sektor bawahnya.

Hasilnya pembongkaran trotoar inilah yg menghambat saluran air & menyebabkan genangan. Pembongkaran trotoar rata rata dilakukan oleh vendor yg disewa perusahaan telekomunikasi utk menanam kabel fiber atau kabel serat optik utk listrik & internet.

Seperti yg berjalan kepada banjir kawasan Pluit Jakarta Utara Sabtu (7/11) dulu. Banjir menggenangi wilayah Pluit padahal tinggi muka waduk Pluit berada dalam keadaan rendah. Hasilnya sesudah diusut penyebabnya, nyatanya yg menyebabkan banjir Pluit yaitu jumlahnya galian fiber opik yg hasilnya kabel-kabel itu menahan sampah pula air. (cal)

img : Kompasiana 
Sumber

Musim Hujan, Status Siaga Banjir untuk Aceh Wilayah Trumon Raya

Banjir Aceh 

Sekian Banyak wilayah di Indonesia sejak mulai merata dilanda hujan deras. Hasilnya kemarau panjang perlahan mogok. Hujan deras telah sejak mulai menyapa tiap-tiap harinya. Tapi, ironisnya waktu bencana kemarau perlahan lenyap, justru berganti dgn potensi bencana banjir. Suatu kenyataan yg tidak sanggup dielak, keseimbangan alam di negara ini entah telah berada di level kerusakan berapa prosen, tapi resiko paling kasat mata telah terlihat di depan mata. Waktu kemarau mengambil kekeringan panjang, selanjutnya masa hujan mengambil banjir. Berarti alam sudah lenyap keseimbangannya.

Satu wilayah di Indonesia yg telah mengalami periode hujan pass deras yakni Propinsi Aceh. Perbedaan tekanan hawa di kurang lebih Teluk Bengal & Samudera Hindia sebelah barat Aceh sudah berdampak kepada cuaca yg amat sangat ekstrem di Aceh. Hujan deras disertai angin kencang condong berciri puting beliung muncul di sekian banyak wilayah Aceh kepada awal Nopember 2015 ini.

Hujan deras & cuaca ekstrem Aceh ini serta hasilnya sebabkan banjir di sekian banyak titik. Bahkan Pemerintah Propinsi Aceh menetapkan wilayah Trumon Raya juga sebagai kawasan siaga bencana di Kab Aceh Selatan. Penetapan ini terpaksa dilakukan sesudah menonton catatan lumayan parah banjir di tiga kecamatan, ialah Trumon tengah, Trumon, & Trumon Timur terhadap tahun-tahun pada awal mulanya.

Dengan Cara kajian ilmiah tetang ilmu meterologi & klimatologi, awal bln Nopember sampai memasuki bln Desember thn 2015 akan datang diprediksi bakal jadi puncak dari fenomena cuaca ekstrem. Dikutip dari CNN, Tubuh Nasional Penanngulangan Bencana telah mengeluarkan peringatan dini bahwa nyaris seluruhnya wilayah Indonesia terutama di Pulau Jawa, Sumatera & Kalimantan dapat dilanda cuaca ekstrem. Angin kencang & hujan deras jadi tanda perpindahan masa kemarau ke periode hujan.

Mengingat potensi tersebut, tetap dilansir dari page CNN Indonesia, Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra menegaskan status siaga bencana di Trumon Raya, nantinya wilayah yg ditetapkan siaga banjir bakal jadi wadah dari aktivitas penanggulangan bencana & pengurangan risiko bencana berbasis penduduk lokal.

Menurut data terakhir yg penulis temukan, Propinsi Aceh termasuk juga wilayah yg segera tanggap dalam menetapkan kawasan siaga bencana berdasarkan catatan peristiwa bencana banjir di masa-masa dulu.

Kawasan Siaga Bencana tersebut meliputi Desa Lhok Raya, Cot Bayu, & Ie Jerneh di Kecamatan Trumon Tengah; Desa Ujong Tanoh, Padang Cita-cita, & Keude Trumon di Kecamatan Trumon; pula Desa Kapa Sesak, Alue Bujok, Senebok Punto, Senebok Pusaka, Krueng Luas, & Pinto Rimba di Kecamatan Trumon Timur. (cal)

img : cnn 
Sumber

Selasa, 03 November 2015

Hujan Datang, Apapkah Jakarta Banjir Kembali?

Banjir Jakarta? 

Awal Bulan November 2015 Jakarta terlihat mulai rutin disiram hujan. Tidak hanya sekadar rintik dua rintik, tapi hujan yang turun sudah dalam kategori deras. Publik Ibukota pun bersorak. Akhirnya setelah penantian yang panjang menunggu akhir musim kemarau, Jakarta bisa kembali diguyur hujan. Tanah kembali basah, sumur-sumur air milik warga perlahan kembali terisi. Hujan memang membawa keberkahan. Namun ingat, karena hujan pula Jakarta selalu dihantam oleh bencana banjir. Sejak puluhan tahun lalu, kepadatan Jakarta yang semakin tidak terkontrol memang telah mengacaukan saluran air dan sungai yang melintas di Ibukota. Akhirnya, tiap awal musim hujan, menjadi awalan juga bagi tragedi banjir jakarta.

Apakah Jakarta banjir kembali?

Bagaimana strategi Ahok untuk mencegah Jakarta banjir kembali? Selama teriknya musim kemarau ini, langkah yang ditempuh Ahok dan jajarannya untuk mencegah banjir Jakarta memang sangat bervariasi. Mulai dari normalisasi kedalaman sungai, hingga merelokasi penduduk yang membikin bangunan liar di sepanjang aliran Sungai Ciliwung, membongkar perumahan liar Kampung Pulo untuk normalisasi bantaran sungai Ciliwung.

Ahok mencotohkan wilayah Gunung Sahari Jakarta yang menjadi salah satu cabang dari aliran sungai dari Pintu Air Manggarai. Menurut klaim Ahok, wilayah Gunung Sahari dulunya sering menjadi salah satu sumber banjir dan menggenangi jalan walau hanya hujan sebentar. Namun kini lumpur cukup tinggi yang terpendam di aliran Sungai Gunung Sahari hingga ke Ancol sudah dibersihkan.
Namun Ahok tak menampik bahwa kemungkinan Jakarta masih akan tetap tergenang banjir, walau intensitasnya tak besar. Pasalnya masih banyak saluran drainase jalan di Jakarta yang salah fungsi. Banyak saluran air di bawah jalanan Ibukota yang tertutup oleh rumah warga, teras rumah, wc, hingga warung, seperti dilaporkan CNN.

Dikutip dari laman CNN, Gubernur Jakarta Basuki Thahja Purnama atau yang biasa dikenal publik sebagai Ahok nyatanya optimis bahwa musim hujan di akhir tahun 2015 ini tak akan membuat kota Jakarta banjir kembali. Ia yakin bahwa kota pimpinannya tak akan terkena banjir lagi saat musim hujan tiba.


Walau begitu Pemerintah DKI Jakarta akan tetap mengusahakan berbagai persiapan demi mencegah Jakarta banjir kembali. Pembenahan saluran air tetap menjadi fokus utama. Ahok sudah meminta dengan tegas lurah dan Petugas Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) agar membongkar saluran-saluran air yang tersendat atau mampat. Pompa air pun disiapkan di berbagai titik vital yang seringkali tergenang banjir pasca hujan turun. (cal)

img : uzone
Sumber

Selasa, 06 Oktober 2015

Mengapa di Musim Kemarau Justru Aceh Direndam Banjir

Banjir Aceh

Suatu kenyataan unik tapi ironis berjalan di Propinsi paling barat Indonesia. Disaat sebahagian agung wilayah Sumatera dikepung oleh derita kekeringan & kebakaran hutan, ditambah lagi dgn kepungan kabut asap yg tidak ada henti, justru Propinsi Nangroe Aceh Darussalam diterjang banjir. Satu Buah kenyataan yg susah dinalar lantaran ternyata, nyaris seluruhnya wilayah Indonesia di bln September ini tetap dalam suasana masa kemarau panjang.

Tapi bencana banjir nyata-nyatanya betul-betul berjalan di Aceh. Dilaporkan dari page Mongabay, ribuan rumah masyarakat di Kab Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, & Kota Langsa dihantam oleh terjangan banjir bandang akibat meluapnya jumlahnya ruas sungai yg melintasi wilayah tersebut. Akibat luapan sungai di wilayah Aceh direndam banjir paling parah berlangsung di Aceh Utara. Sejak akhir bln September 2015 dulu, banjir bandang merendam sebahagian gede rumah & lahan pertanian masyarakat di Kecamatan Lhoksukon, Matangkuli, Cot Girek, & Pirak Timu.

Mirisnya lagi, bencana banjir di Aceh dalam setahun sanggup berjalan tiga sampai empat kali. Tidak cuma merendam rumah, beberapa ratus hektare sawah & pertanian milik masyarakat tidak berhasil panen. Bencana banjir ini jadi cobaan ke-2 bagi para petani, sesudah pada awal mulanya tidak sukses panen akibat kemarau, waktu ini pertanian kembali tidak sukses panen lagi dikarenakan bencana banjir merendam aceh. Dikutip dari Mongabay, ketinggian air setinggi 50 – 100 centi meter.

Lantas, apa sesungguhnya yg jadi penyebab dari bencana banjir Aceh ini? Berikut merupakan 3 argumen kenapa di periode kemarau ini justru bencana banjir malah merendam wilayah Aceh :

Banjir yg berlangsung di Aceh yaitu akibat dari maraknya pembukaan hutan

Berdasarkan penjelasan dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Aceh, segala macam bencana alam berupa banjir, tanah longsor, ataupun kekeringan yg melanda Aceh yakni akibat maraknya pembukaan hutan. Menurut catatan Walhi, Aceh merupakan salah satu daerah di Indonesia yg mengalami kerusakan hutan lumayan parah. Hutan di buka tidak dengan kendali sampai menyebabkan sumber penampungan air menghilang. Akibatnya kalau hujan sedikit saja air dari sungai dapat meluap & menggenangi tidak sedikit wilayah, dulu disaat tiada hujan selagi berminggu-minsggu, sehingga bakal serta-merta memicu kekeringan. Sampai hri ini, Walhi tetap mengkritik tidak adanya kebijakan yg berpihak kepada penataan kembali bagian kehutanan.

Banjir di Aceh berlangsung akibat metode pembangunan yg tak ramah lingkungan

Satu kritikan lagi utk Pemerintah Aceh dalam kasus banjir di Aceh yaitu minimnya aturan yg efektif dalam metode pembangunan. Penanganan kepada bencana banjir di Aceh tidak dipikirkan dengan cara matang. Budget yg agung, tenaga yg tidak sedikit, & resiko psikologis pasca terjadinya bencana banjir di Aceh tidak senantiasa dipikirkan matang oleh Pemerintah Aceh.

(cal)

img : mongabay.com
Sumber

Rabu, 16 September 2015

Kambing Murah Hanya Rp 1,5 jt

Harga Hewan Qurban Termurah dari Bukalapak.com dan Global Qurban

Kurang dari sepekan ke depan, publik dunia akan menyambut gempita dari perayaan Idul Qurban. Perayaan khidmat penuh keberkahan itu sudah ditunggu oleh jutaan muslim di dunia. Mulai pekan-pekan kemarin, sudah banyak berjejer di pinggiran jalan penjual hewan qurban dengan kualitas hewan ternak yang bermacam dengan harga yang bervariasi pula. Namun rata-rata hewan qurban yang dijual di tahun ini punya kecenderungan harga yang melonjak. Bahkan bisa tembus hingga di atas Rp. 2 juta rupiah untuk seekor kambing, dan 9 juta rupiah untuk sapi qurban.

Melihat tren harga hewan qurban itu, tengoklah bagaimana strategi ciamik nan berani dari BukaLapak.com bekerjasama dengan Global Qurban mampu menawarkan harga kambing qurban jauh di bawah standar pasar? Bahkan menjadi hewan qurban termurah di seluruh Indonesia. Lihat saja di laman ini betapa strategi marketing dari BukaLapak.com dan Global Qurban ingin menggerakkan hati umat muslim di Indonesia untuk menunaikan qurban dengan harga termurah dan kualitas ternak terbaik. berbagi kebahagiaan qurban walau dengan ongkos paling terjangkau.

BukaLapak.com dan Global Qurban dengan berani dan percaya diri mampu menawarkan hewan qurban termurah seharga Rp 1,5 juta dengan proses pembelian online melalui sistem BukaLapak.com, kemudian diproses dan didistribusikan melalui jaringan luas Global Qurban.

Syaratnya dan ketentuannya pun sangat mudah dan menguntungkan calon pequrban tanpa harus merepotkan. Qurban Special bersama Bukalapak.com, hanya Rp. 1,5 juta untuk 1 ekor kambing (1/7 sapi), pembelian maksimal tujuh (7) ekor kambing untuk satu orang pequrban / 1 akun (tidak berlaku kelipatan).

Harga Rp. 1,5 juta itu pun sudah termasuk biaya operasional: sosialisasi, penyediaan hewan, pemotongan, distribusi, dokumentasi dan pelaporan. Nantinya Global Qurban akan mengirimkan Sertifikat Pembelian Qurban sebagai bukti bahwa Anda terdaftar sebagai pequrban 2015 di Global Qurban.

Lalu di hari pemotongan qurban nanti, Anda sebagai pequrban di BukaLapak.com dan Global Qurban akan menerima laporan dari Global Qurban berupa :
  1. Laporan Pemotongan dan Distribusi melalui sms, akan diberikan sesaat setelah hewan Qurban anda dipotong dan di distribusikan.
  2. Laporan lengkap melalui email atau Hard Copy berupa : Foto Hewan Qurban Anda Sebelum dipotong (hewan hidup),
  3. Foto Hewan Qurban Anda setelah dipotong dan foto distribusi daging Qurban dilengkapi profil wilayah dimana Qurban Anda di distribusikan.
Sebagai lembaga yang sudah berpengalaman mendistribusikan qurban hampir 10 tahun terakhir, Global Qurban pun siap mendistribusikan amanah Qurban Anda ke lahan-lahan bencana, miskin serta rawan pangan di Indonesia (30 propinsi), Palestina, Suriah, Lebanon (pengungsi Suriah), Somalia, Myanmar, Timor Leste, Kamboja, Laos, Vietnam, Filipina, Kenya (pengungsi Somalia), Nepal, Sudan, Mongolia, Kamerun (pengungsi Afrika Tengah), Vanuatu, Kyrgistan, Kazakstan, Tajikistan, dan Bosnia.

Semangat Global Qurban menjadikan ibadah Qurban sebagai pendongkrak produktivitas bangsa sekaligus pembangun karakter bangsa yang peduli terhadap sesama, kemudian disalurkan ke komunitas di daerah rawan pangan, daerah bencana di dalam negeri serta luar negeri.
(CAL)
Sumber