Di antara kekalutan banjir akbar Jakarta, pemberitaan internasional mengabarkan laporan duka yg pass mengagetkan. Suatu banjir gede bahkan diperkirakan ialah banjir yg sangat buruk tatkala seabad terakhir merendam amat sangat parah wilayah Chennai, India. Dari beragam gambar yg bergulir di page sarana online sanggup dipandang serentak bahwa banjir Chennai memang lah merendam teramat parah. Bahkan air banjir setinggi nyaris satu m hingga mampu memasuki Bandara Internasional Chennai, India & menggenangi landasan pacu.
Berikut merupakan 2 argumen kenapa banjir Chennai di bln Desember 2015 disebut-sebut sbg bencana banjir sangat buruk tatkala seabad terakhir :
Jumlah pengungsi korban banjir Chennai mencapai 3 juta orang, korban tewas 269 jiwa
Berapa jumlah korban yg mesti dievakuasi menjauh dari wilayah yg terendam banjir menuju ke penampungan pengungsi? Dari page Antaranews disebutkan bahwa banjir Chennai India sudah memaksa lebih dari 3 juta warga dievakuasi & sekarang ini tidak meraih pelayanan basic seperti kesehatan & makanan yg patut di ruangan pengungsian. Banjir sangat buruk tatkala seabad terakhir dalam histori kebencanaan India ini pula sedikitnya sudah menewaskan tidak kurang dari 269 korban jiwa.
Banjir di Chennai disebabkan oleh curah hujan paling buruk sewaktu seabad terakhir
Satu Buah laporan dari page pemberitaan The Guardian menyatakan, banjir bandang yg teramat luas di Chennai, India disebabkan oleh hujan terdahsyat tatkala seabad terakhir. Hujan yg amat lebat sewaktu nyaris satu pekan berlangsung selagi konsisten menerus. Ketahuan bahwa curah hujan ter buruk ini disebabkan oleh pergerakan angin muson di daratan Asia & suatu depresi cuaca di Teluk Benggala. Akibat dari bencana banjir dahsyat di Chennai, keadaan Kota Chennai tidak ubahnya kota yg terendam akibat bencana tsunami. Hunian tergenang banjir, hunian sakit, rel keretra, sekolah mogok beroperasi, pabrik serta tidak berlangsung, pembangkit listrik padam keseluruhan, bahkan kilang minyak & bandara internasional ikut terendam banjir.(cal)
img : cnn
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar