Minggu, 14 Agustus 2016

Bantuan Banjir dan Longsor di Jawa Tengah


Telah lebih dua bln dulu, rentetan bencana banjir & longsor menghantam sekian banyak titik di kawasan Jawa Tengah. Longsor diikuti banjir bandang berjalan hampir serta-merta. Implikasinya tidak cuma nyawa, usai bencana ada kehidupan ribuan penduduk terdampak longsor & banjir yg masihlah belum stabil. Tidak dapat dimungkiri, luasnya kawasan yg tenggelam lantaran bandang banjir & hantaman longsor, tetap membiaskan resiko berkepanjangan. Lebih-lebih, biasanya kawasan rawan bencana di Jawa Tengah masuk dalam kawasan penduduk buruh tani, ekonomi kelas menengah ke bawah.

Melansir data Kontak Tani & Penangkap Ikan Andalan (KTNA), seputar 11.507 hektare sawah di jateng mengalami tidak sukses panen sepanjang pertengahan th 2016 ini, rata-rata lantaran derasnya banjir menenggelamkan benih-benih padi yg belum pernah merunduk itu. Artinya ada belasan ribu petani di jateng yg mesti menelan pilu, ekonomi merugi, pawon perapian di belakang hunian malas mengepul lantaran minim bahan pangan yg sanggup terbeli

Walau bencana telah berjalan lebih dua bln dulu, pertolongan dari beragam pihak masihlah konsisten mengalir. Sepekan dulu, Agustus 2016, pertolongan dari Laziz Astra berupa 90 paket perlengkapan hunian tangga, meliputi kasur, bantal, peralatan dapur, peralatan makan, & perlengkapan ibadah tuntas didistribusikan oleh Perbuatan Serta-merta Tanggap Yogyakarta ke penduduk Desa Krandegan, Kecamatan Bayan, Kab Purworejo. Imbas hujan lebat berhari-hari akhir Juni dulu, Purworejo mengalami resiko paling parah bencana longsor, berlangsung langsung, puluhan desa mengalami longsor hampir di ketika yg sama. Pada Awal Mulanya Laziz Astra pun telah mengalokasikan 60 paket pertolongan mirip buat korban longsor di Kecamatan Purworejo.

Berlanjut di hri Sabtu (6/8), kantor ACT Yogyakarta kembali mendapat amanah berupa Susu Bendera dari Frisian Flag jumlahnya 400 box atau seputar 14.400 botol. Tidak Dengan menunggu lama, Pertolongan ini cepat sejak mulai didistribusikan pada korban banjir di Purworejo. Ahad (7/8) di Desa Pogungjurutengah, Kecamatan Bayan, riuh ribuan anak-anak menyongsong tim ACT. Sekantong kado manis berisi susu manis sanggup mereka bawa pulang utk menghabiskan senja di akhir minggu. Warna-warni Susu Bendera melukis hati riang mereka, sampai mereka lupa macam mana pilu saat longsor & banjir menerjang akhir Juni dulu.

sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar