Selasa, 22 Desember 2015

Respons Aksi Cepat Tanggap untuk Banjir Aceh Desember 2015

Banjir Aceh 

Aceh, menjelang akhir thn 2015 ini nama propinsi paling barat di Indonesia ini kembali dinamakan oleh sebahagian mungil alat. Kali ini bukan berkenaan berita gembira, Aceh mengambil informasi keprihatinan yg lumayan dalam. Derasnya hujan yg makin tidak terkendali, ditambah dgn kerusakan alam yg semakin tidak terkendali mengambil air bah agung meluap dari sungai. Mengubah pemukiman penduduk jadi sungai deras. Membanjiri ribuan hunian.

Banjir Tahunan yg melanda Aceh th ini tergolong demikian memprihatinkan. Sekian Banyak Kab padat warga tidak luput dari rendaman banjir cuma dalam jangka ketika 2 hingga 3 hri. Berturut banjir berlangsung di beragam wilayah Aceh. Justru waktu tidak sedikit sarana cuma membicarakan berkaitan persiapan banjir Jakarta, banjir bandang yg merendam Aceh malah luput dari info fasilitas.

Sejak Mulai dari wilayah Aceh Singkil bersama empat kecamatannya, Tangse Kab Pidie, Beureunun Kab Pidie, dulu Aceh Barat, Aceh Selatan pun Nagan Raya, tidak luput dari terjangan banjir.

Sampai tulisan ini diturunkan, banjir tahunan di Aceh thn 2015 ini sudah menelan 2 korban Jiwa, satu orang dari penduduk Beurenun & seorang yang lain masyarakat Aceh Selatan.

Terkecuali korban jiwa, pasti warga terdampak serta mengalami kerugian yg tidak sedikit, baik kerugian harta benda ataupun hancurnya perkebunan & persawahan yg tidak sukses panen akibat diterjang banjir.

Menonton keadaan tersebut, saat tidak sedikit warga Indonesia yg memalingkan wajahnya bersama isu lain di Ibukota Jakarta, Perbuatan Serta-merta Tanggap (ACT) tidak tinggal diam menyaksikan keadaan yg melanda warga Aceh kali ini.

Perbuatan Langsung Tanggap dalam hitungan detik segera bergegas menerjunkan Tim emergency Banjir sejak mulai dari Aceh Singkil , Aceh Pidie, Aceh Barat & Aceh Selatan, kecuali Nagan Raya yg masihlah konsisten diupayakan buat ditembus dikarenakan medannya yg lumayan berat.

Merespon banjir Aceh itu sejak 6 Desember silam, ACT telah teratur mendistribusikan pertolongan logistik utk penduduk di Gampong, Kab Pidie. Pendistribusian pertolongan yg dipusatkan di tempat ibadah kampung Tiba itu pula dihadiri anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Dapil 1 Aceh, Nasir Djamir. Dalam peluang itu Nasir mengapresasi ketanggapan ACT, khususnya kali ini diwaktu Aceh dilanda banjir. Tidak Cuma berikan pertolongan pangan berupa beras, minyak goreng & sembako yang lain, Tim pula turut bahu-membahu dgn masyarakat membersihkan rumah-rumah yg terendam.

Muharram salah seseorang masyarakat Tangse Aceh Pidie yg serta ikut jadi relawan ACT mengucapkan terimaksih terhadap ACT sebab sudah menolong masyarakat Tangse. “Semoga jadi amal paling baik dari para donatur & amal amal paling baik buat relawan ACT yg menyalurkan pertolongan,” menurutnya.

Menurut Kusmayadi, Manajer Disaster Ermergency dan Response Management/DERM – ACT dalam keadaan siaga banjir th ini ACT sudah menyiapkan tim relawan paling baik utk diturunkan ke pusat banjir di seluruhnya Indonesia. “Seperti kala banjir yg melanda Aceh, di sana ada Zulkarnen, Rauzi Haristia & Mustafa Tiba yg telah amat sangat berpengalaman dalam menopang musibah banjir. Kita harapkan seluruhnya tim relawan ACT masihlah siaga bencana,” tutup Kus. (act.id)

img : antaranews
Sumber

Perkiraan Banjir Jakarta Terjadi di Bulan Januari 2016

Perkiraan Banjir BNPB

Bagi masyarakat Jakarta, akhir thn 2015 disambut dgn langit mendung yg bersi kukuh tetap sepanjang hri. Ditutup dgn hujan deras & petir yg konsisten bersahutan sejak sore sampai tengah malam hri. Keadaan cuaca esktrem ini serta memancing kembali kekhawatiran akbar yg senantiasa membayangi penduduk Jakarta, terutama yg bermukim di area dekat bantaran sungai agung yg berhulu di kawasan Puncak, Jawa Barat.

Banjir Jakarta tiap-tiap tahunya memang lah senantiasa jadi perbincangan hangat. Sebabnya satu, Ibukota Jakarta tetap belum menemukan solusi yg sangatlah pas buat mengatasi banjir biar tak hingga terulang kembali. Tetapi kalau dipandang lagi dari catatan sejarahnya, banjir Jakarta bukan berjalan cuma dalam dalam hitungan bebrerapa th belakangan ini. Banjir Jakarta bukanlah perulangan yg baru saja berjalan dalam hitunggan 10 thn ke belakang, atau belasan th ke belakang.

Kepada kenyataannya banjir Jakarta ialah satu buah peristiwa yg tetap berulang. Sejak th 1800-an atau saat pemerintah kolonial Belanda masihlah jadi pemegang kendali Kota Batavia (Jakarta tempo lalu), nyata-nyatanya banjir telah teratur menggenangi Jakarta. Artinya seandainya dipandang ke belakang, banjir Jakarta telah ada sejak beberapa ratus thn dulu!

Lantas, menjelang puncak dari periode hujan thn 2015-2016 ini, publik Jakarta tidak sedikit yg bertanya-tanya, kapan sesungguhnya banjir di thn 2015 & th 2016 ini dapat terulang kembali di Ibukota Jakarta?

Jawaban & prediksi ilmiahnya belum lama ini dirilis oleh Tubuh Nasional Penanggulangan Bencana (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

Perkiraan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana menggarisbawahi bahwa banjir Jakarta diperkirakan dapat berlangsung kepada kurang lebih minggu ke3 bln Januari th 2016.

Prediksi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana ini bukan didapat dari rumus asal, Badan Nasional Penanggulangan Bencana memprediksi banjir Jakarta berdasarkan mungkin puncak periode hujan disekitar ja-bar & kawasan kira kira Jakarta yang lain.

Kala memasuki puncak masa hujan, seperti yg berlangsung terhadap tahun-tahun dulu, debit air limpahan air hujan yg mengalir deras dari Bogor, Depok & wilayah hulu yang lain tidak dapat terbendung lagi diwaktu telah hingga di Jakarta. Hasilnya apa yg tidak jarang dinamakan yang merupakan banjir kiriman pula mendatang. Air dapat meluap jadi banjir. Entah separah apa puncak dari banjir Jakarta di thn 2015-2016 kelak.

Dari prediksi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana menegaskan kepada Pemerintah Propinsi DKI Jakarta bahwa status siaga bencana mesti sesegara kemungkinan ditetapkan. Siaga bencana banjir Jakarta dapat makin menambah waspada penduduk Jakarta yg paling berpotensi terdampak banjir.

Dari page Kompas.com dikutip, Kepala Pusat Data Berita & Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho menuliskan perkiraan banjir di Jakarta kepada minggu ke-3 Januari 2016 kelak dapat melanda sedikitnya 135 kelurahan, 37 kecamatan & 634 RW. diluar itu, sejumlah 276.999 jiwa diperkirakan dapat terdampak dengan cara serentak.

Jumlah itu didapat berdasarkan asumsi & rumus kasar yg dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana, menonton dari catatan kebencanaan banjir Jakarta tahun-tahun diawal mulanya.(cal)
Sumber

Kamis, 17 Desember 2015

Banjir Lagi di Lembah Hopo, Mamuju, Sulawesi Barat

banjir-bandang-sulawesi 

Jajaran informasi menyangkut bencana banjir yg menghempas pemukiman jadi makin teratur isi pemberitaan nasional. Banjir kepada dasarnya merupakan pembuktian berkenaan seberapa parah kerusakan lingkungan yg berlangsung di sepanjang ajaran sungai. Semakin jelek keadaan lingkungan sepanjang falsafah sungai, sehingga dapat dijamin semakin parah resiko banjir yg ditimbulkan.

Diwaktu Kota Jakarta menyiapkan bermacam macam trick mengurangi efek banjir akibat limpahan air di sungai-sungai akbar yg membelah Ibukota, bermacam kawasan lain di Indonesia serta punyai mungkin yg mirip.

Informasi teranyar mengenai banjir diluar Pulau Jawa berlangsung di Pulau Sulawesi, tepatnya di Propinsi Sulawesi Barat, Kab Mamuju, Kecamatan Karossa Desa Lembah Hopo. Seperti yg dikabarkan oleh Antaranews, banjir di Lembah Hopo, Mamuju merendam pemukiman masyarakat di awal minggu ke-3 Desember 2015.

Apa yg jadi penyebab banjir di Mamuju, Sulawesi Barat ini?

Mirip bersama pemicu banjir paling umum merupakan meluapnya ajaran sungai. Banjir di Desa Lembah Hopo ini berlangsung sesudah hujan yg demikian deras sejak pagi sampai tengah malam hri. Intensitas hujan yg amat ekstrem ini sudah meluapkan falsafah sungai. Dilansir dari Kantor Informasi Antara, satu orang masyarakat korban banjir bernama Djunet mengakui bahwa desanya tiap-tiap memasuki periode hujan tentu miliki potensi banjir yg agung. Apalagi saluran pembuangan air telah sekian lama tidak memadai.

Ketinggian banjir di Lembah Hopo Mamuju mencapai lutut orang dewasa. Imbas paling buruk dari banjir perdana di awal masa peghujan thn 2015 ini sudah merendam beberapa ratus pemukiman masyarakat & menutup keseluruhan lintasan jalan dari & menuju ke Desa Lembah Hopo. Laporan dari Djunet, sampai tulisan ini diturunkan, Djunet mengemukakan banjir terparah berjalan di Desa Lembah Hopo, di mana kendaraan telah tak sanggup melintas.

Utk didapati, banjir mula-mula di periode hujan th 2015 ini mengingatkan kembali narasi duka penduduk Lembah Hopo, Mamuju disaat hidup dalam derita pasca banjir bandang yg demikian deras merendam Lembah Hopo kepada thn 2014 silam.

Diwaktu itu, salah satu banjir ter buruk di Sulawesi tidak cuma menghancurkan saarana umum diterjang oleh ombak tsunami. Derasnya arus banjir bandang th 2014 silam sempat menciptakan beberapa ratus hunian warga porak poranda.

Ironisnya lagi, kawasan Lembah Hopo, Mamuju ini seakan tidak termasuk juga dalam peta kebencanaan banjir Propinsi Sulawesi Barat. Disaat fasilitas nasional menyoroti besar-besaran mungkin saja banjir di Ibukota Jakarta, justru banjir betulan telah menerjang kawasan terpencil di Sulawesi Barat tetapi minim sekali pemberitaan yg mengabarkan mengenai banjir di Mamuju.

Dari laporan Antara juga ketahuan bahwa sampai sekarang belum ada upaya pemerintah setempat utk laksanakan penanganan banjir, termasuk juga upaya pertolongan dari Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Mamuju, Sulawesi Barat. (cal)

img : sindonews
Sumber

Banjir Aceh Singkil Masih Terjadi

Banjir Aceh Singkil 


Diwaktu gencarnya persiapan kesiapsiagaan banjir Jakarta masihlah jadi trending topic sarana nasional, di antara deru konflik politik di panggung sandiwara Setya Novanto Sang Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, nyatanya di pelosok barat negara ini ada derita duka yg masihlah konsisten berlanjut. Berita duka ini datang dari wilayah yg sekian banyak hri ini diterjang banjir bandang. Seperti yg dilaporkan serta-merta dari arena lapang, banjir Aceh Singkil tetap pun belum surut. Bahkan banjir masuk semakin jauh menuju titik yg lebih rendah di pemukiman masyarakat & jalan lintas Singkil-Subulussalam.

Lebih-lebih selagi masuk ke hitungan minggu ke-3 Desember 2015, hari-hari di langit Indonesia bidang barat senantiasa dipenuhi oleh awan mendung dgn sesekali petir yg bersahutan. Hujan yg konsisten turun deras semakin menciptakan tinggi rendaman banjir. Satu Orang relawan Tindakan Serta-merta Tanggap dari Aceh Singil, Mustafa YM menyampaikan bahwa banjir di Aceh Singkil telah memutus jalan lintas penghubung antar desa. Ada sekian banyak kendaraan pengangkut pertolongan & milik masyarakat setempat yg nekat menerjang banjir, selanjutnya kepada hasilnya cuma berhenti terperosok terhadap lobang jalan yg lumayan dalam.

Satu perihal lagi yg lebih memilukan, waktu hujan tetap rintik mengguyur, & air banjir tetap merendam malas buat surut, Kepada Senin pagi (14 Desember 2015) seseorang penangkap ikan dari Gampong Pemuka yg sedang mencari ikan menemukan seseorang jenazah tidak dengan identitas berkelamin wanita di Sungai Lae Tenong, kawasan Pemuka Lama.

Informasi penemuan jenazah wanita tidak dengan identitas ini serta serta-merta dilaporkan pada kepala desa setempat, pada Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Lembaga Sosial, TNI, polisi & camat.

“Akhirnya tim gabungan evakuasi ini pula pergi lewat Sungai Kilangan & kurang lebih pukul dua siang mayat tersebut sukses dievakuasi, belum mampu dijamin apakah penyebabnya terbawa arus atau yg lain,” tutur Mustofa.

seorang korban tewas yg telah ditemukan yakni peringatan, bahwa banjir bandang di Singkil tidak sanggup lagi disepelekan. Darurat banjir telah mesti ditetapkan di Propinsi Aceh. Terkecuali Aceh Singkil, tempo hari banjir lumayan parah pun dilaporkan berlangsung di wilayah Pidie. Bahkan di Desa Krueng Sikeuk, Kecamatan Tangse. Di daerah tersebut, ada satu buah pesantren yg bangunannya hancur diterjang banjir.

“Negeri ini dilanda bencana buat mempersatukan kita dalam kemanusiaan. Menghilangkan sekat-sekat politik ras, agama, suku, warna kulit. Relawan ACT di Aceh siap bersinergi dgn seluruhnya pihak & jadi garda depan dalam penangana bencana,” tegas Mustafa.(act.id)

img ; babe.co.id
Sumber

Rabu, 16 Desember 2015

Jakarta Waspada Hujan Deras dan Banjir

Mendung-Jakarta

Bagi Kamu penduduk Jakarta, pasti merasakan dengan cara apa berbedanya langit Jakarta memasuki minggu ke-3 Bln Desember 2015. Langit mendung yg menutupi nyaris semua bidang kota Jakarta telah muncul sejak pagi. Jadi pertanda bahwa potensi hujan deras sejak mulai semakin tidak jarang mengintai masyarakat Jakarta. Bahkan telah sejak tiga hri terakhir, sejak tanggal 14 Desember sinar matahari malas terlihat & memantulkan panasnya ke gedung-gedung tinggi di Ibukota.

Bisa Jadi hujan deras mengguyur Jakarta dibenarkan dengan cara ilmiah melalui pantauan satelit cuaca dari oleh Tubuh Meteorologi Klimatologi & Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika). Menurut rumus, hujan sejak mulai intensitas sedang sampai deras dapat mengguyur Jakarta dalam sekian banyak hri ke depan. Bahkan berturut-turut sejak pagi sampai tengah malam hri.

Tengok saja bagaimanakah pantauan satelit cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika yg mampu di lihat dengan cara realtime satu jam sekali melalui page satelit.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.go.id, sejak mulai pagi sampai tengah malam diatas pulau Jawa “penuh” dgn kumparan awan cumulonimbus yg ditampilkan dgn warna merah menyala. Awan cumulonimbus yaitu awan yg jadi pemicu hujan badai. Awan yg paling dihindari oleh peawat yg sedang mengudara.

Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika buat potensi hujan di hri ini, Rabu 16 Desember 2015 menunjukkan perkiraan juga sebagai berikut, data dikutip dari laporan Kantor Info Antaranews.

Jakarta Utara diprakirakan hujan ringan sejak pagi sampai siang & hujan dgn intensitas sedang tengah malam harinya. Jakarta Barat hujan sedang sejak pagi sampai siang & hujan ringan malamnya.

Jakarta Selatan & Jakarta Timur menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika bakal hujan bersama intensitas sedang terhadap pagi hri & hujan ringan siang sampai tengah malam harinya.

Sementara itu, kawasan komuter di lebih kurang Jakarta, seperti Depok, Tangerang, Bekasi, & Bogor juga diperkirakan bakal mengalami potensi hujan yg mirip. Intensitasnya sedang dari pagi hingga siang & ringan terhadap tengah malam hri.

Suhu hawa juga sepertinya dapat lebih dingin dari suhu rata rata harian Ibukota. di titik terendah suhu Kota Jakarta & sekitarnya bakal berada disekitar 24 derajat celcius, & suhu maksimum ada di 33 derajat celcius.

Menyaksikan keadaan yg begitu, makin hri jelang akhir th 2015 masyarakat Jakarta kelihatannya telah mesti memprioritaskan kesiapsiagaan risiko banjir bandang pasca hujan lebat. Sebabnya, awan hujan berwarna kelabu amat merata menutupi nyaris seluruhnya kawasan Ibukota. Mulai Sejak dari barat ke timur, & dari utara ke selatan.(cal)

img : antaranews
Sumber

Satu Desa di Pasaman Sumbar Dihantam Banjir Bandang


Banjir Sumatera - Hujan deras tetap mengintai beraneka ragam titik di Indonesia. Awan cumulonimbus yg mengambil titik-titik air potensi hujan senantiasa terbentuk pekat di atas langit Indonesia bahkan sejak pagi hri. Keadaan ini terang jadi peringatan waspada banjir & barangkali tanah longsor pasca hujan mogok.

Searah dgn prediksi hujan deras yg konsisten mengguyur dgn intensitas sedang sampai deras, berderet info informasi menyangkut bencana banjir sejak mulai bersahutan di page fasilitas nasional. Di antara deru panas politik bangsa ini yg tidak pun mereda, mereka yg jauh berada dari Ibukota Jakarta cuma mampu mengharap iba waktu bencana banjir datang tiba-tiba. Bahkan derasnya air banjir memunculkan tidak sedikit kerugian yg tidak pernah teselamatkan.

Seperti yg belum lama ini berjalan di Propinsi Sumatera Barat. Nyaris luput terkespos sarana, info mengenai banjir bandang datang lagi di Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumatera Barat. Wilayah ini dilaporkan porak-poranda dihantam banjir bandang. Laporan terakhir dari Antaranews menyebut, beberapa ratus Kepala Keluarga mesti diungsikan ke hunian sanak saudara terdekat akibat hunian mereka sebagiannya hancur dihantam banjir bandang.

Semakin rusak & tidak terkendalinya degradasi bantaran Sungai Batang Sumpu ditenggarai jadi penyebab dari datangnya limpahan banjir bandang ini. Padahal menurut penuturan dari Noviar selaku Kepala Jorong Kampung Padang Paraman Daereh, Nagari Air Manggis, Kecamatan Lubuk Sikaping, banjir bandang tidak sempat berjalan di kawasan ini bahkan sejak puluhan thn dulu.

Tetapi lantaran kerusakan falsafah bantaran sungai yg semakin parah, banjir bandang yg berasal dari limpahan air di hulu sungai lebih kurang Bukit Bulat sudah mengalirkan derasnya air seputar dua km jauhnya menuju Kecamatan Lubuk Sikaping, Pasaman.

Dikutip dari laporan Antaranews, banjir bandang menerjang saat sebahagian gede penduduk Lubuk Sikaping, Pasaman sedang menunaikan shalat maghrib.

Sampai tulisan ini diturunkan belum dikabarkan adanya korban jiwa akibat banjir bandnag ini. Tetapi laporan paling baru dari arena lapang menyimpulkan banjir bandang ini sudah menciptakan kerugian materi mencapai beberapa ratus juta sampai lebih dari Rupiah 1 miliar.

Kantor informasi Antara melansir, kerugian paling nampak dari banjir bandang Pasaman ini yaitu kerusakana terhadap jembatan penghubung desa, tiang listrik yg tumbang, puluhan hunian rusak sedang sampai berat, satu bangunan mushola rusah, & puluhan hektare sawah alami kebanjiran & tidak sukses panen dikarenakan terendam banjir bandang.

Banjir bandang terhadap dasarnya berlangsung dikarenakan derasnya hujan yg terhadap hasilnya tidak mampu ditangani oleh falsafah sungai, hal pemicunya mampu dikarenakan pendangkalan sungai sebab limbah pun penebangan pohon sbg resapan air alami disekitar bantaran sungai. Banjir bandang Pasaman berlangsung sesudah hujan deras melanda daerah itu sejak pukul 15.00 WIB, setelah itu kurang lebih pukul 18.00 WIB banjir mulai sejak berlangsung diikuti dgn kiriman material tanah.(cal)

img : lensaindonesia

Rabu, 09 Desember 2015

Banjir Chennai India adalah Banjir Terburuk Seabad Terakhir


Desember di Jakarta, masa hujan makin mengguyur deras selagi bln Desember 2015 masihlah sekadar jadi ketakutan & peringatan waspada banjir agung Jakarta seperti tahun-tahun dulu. Hujan yg mengguyur di Jakarta memang lah kepada kenyataannya belum hingga memunculkan banjir agung. Segala upaya yg telah diusahakan Gubernur DKI Jakarta, Ahok buat menormalisasi sungai-sungai gede di Jakarta tampak telah mengurangi risiko banjir sedikit demi sedikit. Saat Ini Jakarta cuma sedang menunggu & menginginkan, mudah-mudahan banjir gede tidak hingga datang seperti di puncak masa hujan setahun dulu.

Di antara kekalutan banjir akbar Jakarta, pemberitaan internasional mengabarkan laporan duka yg pass mengagetkan. Suatu banjir gede bahkan diperkirakan ialah banjir yg sangat buruk tatkala seabad terakhir merendam amat sangat parah wilayah Chennai, India. Dari beragam gambar yg bergulir di page sarana online sanggup dipandang serentak bahwa banjir Chennai memang lah merendam teramat parah. Bahkan air banjir setinggi nyaris satu m hingga mampu memasuki Bandara Internasional Chennai, India & menggenangi landasan pacu.

Berikut merupakan 2 argumen kenapa banjir Chennai di bln Desember 2015 disebut-sebut sbg bencana banjir sangat buruk tatkala seabad terakhir :

Jumlah pengungsi korban banjir Chennai mencapai 3 juta orang, korban tewas 269 jiwa

Berapa jumlah korban yg mesti dievakuasi menjauh dari wilayah yg terendam banjir menuju ke penampungan pengungsi? Dari page Antaranews disebutkan bahwa banjir Chennai India sudah memaksa lebih dari 3 juta warga dievakuasi & sekarang ini tidak meraih pelayanan basic seperti kesehatan & makanan yg patut di ruangan pengungsian. Banjir sangat buruk tatkala seabad terakhir dalam histori kebencanaan India ini pula sedikitnya sudah menewaskan tidak kurang dari 269 korban jiwa.

Banjir di Chennai disebabkan oleh curah hujan paling buruk sewaktu seabad terakhir

Satu Buah laporan dari page pemberitaan The Guardian menyatakan, banjir bandang yg teramat luas di Chennai, India disebabkan oleh hujan terdahsyat tatkala seabad terakhir. Hujan yg amat lebat sewaktu nyaris satu pekan berlangsung selagi konsisten menerus. Ketahuan bahwa curah hujan ter buruk ini disebabkan oleh pergerakan angin muson di daratan Asia & suatu depresi cuaca di Teluk Benggala. Akibat dari bencana banjir dahsyat di Chennai, keadaan Kota Chennai tidak ubahnya kota yg terendam akibat bencana tsunami. Hunian tergenang banjir, hunian sakit, rel keretra, sekolah mogok beroperasi, pabrik serta tidak berlangsung, pembangkit listrik padam keseluruhan, bahkan kilang minyak & bandara internasional ikut terendam banjir.(cal)

img : cnn 

Sumber