Minggu, 14 Februari 2016

Banjir Sumatera: Tanggap Bencana Banjir dan Longsor


Banjir di Sumatera yg berlangsung di minggu ke-2 bln Pebruari 2016 ini melanda sekian banyak daerah yg mengakibatkan rusaknya pemukiman masyarakat. Sekian Banyak daerah yg kebanjiran antara lain lain merupakan; Pangkal Pinang, Solok, Bangka & sekian banyak kecamatan di Aceh Utara. Puncak masa hujan di bln Pebruari benar-benar telah diprediksi akan meyebabkan banjir di sekian banyak daerah di Indonesia. Dalam perbuatan siap siaga bencana banjir ini tim Tindakan Segera Tanggap telah turun ke lokasi-lokasi banjir di Sumatera utk memberikan pertolongan evakuasi & pertolongan buat para pengungsi.

Senin (8/2) Banjir akbar menghampiri sejak pagi mengepung Kota Pangkal Pinang dari segala penjuru. Seandainya ditilik dari keadaan geografis kota Pangkal Pinang, penyebabnya yakni ajaran sungai gede bergerak sampai ke laut disebelah timur & membelah kota. Meluapnya ajaran Sungai Rangkui & jebolnya dua tanggul pembatas jadi pemicu penting meluapnya ajaran air hingga mengepung seluruhnya Kota Pangkal Pinang.

Berdasar info tim ACT di arena lapang lebih dari 48 jam juga falsafah listrik Pangkal Pinang padam dari PLN. Kedalaman air yg menggenang di tidak sedikit ruangan di Pangkal Pinang bahkan hingga menyentuh angka 3 meter.

Di Solok banjir telah menghampiri sejak 5 Pebruari, bencana kebanjiran ini menyebabkan nyaris 2.000 satuan hunian terendam air sedalam 1,5 meter & pula kira kira 100 hektar sawah setinggi satu meter. Dua jembatan Kab putus, dulu lintas Payakumbuh-Pekanbaru lumpuh keseluruhan.

Tidak Sedikit hunian yg rusak & terendam banjir & sekian banyak jembatan dilaporkan rusak pun puluhan hektar lahan pertanian terendam banjir. tiada korban jiwa dalam kejadian ini & penduduk tetap berkumpul di ruang yg lebih tinggi.

Selanjutnya disusul tanah longsor yg berlangsung kepada Senin (8/2), longsor serta menimpa hunian penduduk maka 6 orang tertimbun longsor terhadap(6/2/2016) pukul 20.00 WIB. Dua orang sukses dievakuasi dalam keadaan wafat dunia sedangkan empat orang masihlah tertimbun & Pegawai tetap mencari mereka.

Data sementara yg diperoleh dari ACT, tertulis 1.050 satuan hunian terendam banjir sampai ketinggian 1,5 meter. Sementara sejumlah 3.696 jiwa terdampak serta-merta, sebab rumahnya banjir.

Dalam tindakan Evakuai banjir Sumatera, penanggulangan banjir & pertolongan buat pengungsi, komandan Disaster Emergency and Relief Management (DERM)-ACT Kusmayadi menyampaikan sekarang sebahagian aktivis Penduduk Relawan Indonesia (MRI) baik dari Sumatera Barat atau pula Riau telah turun atau menuju titik-titik bencana.

Rekening donasi ACT untuk bantuan bencana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar